Cara jalankan html di hp adalah dengan menginstall editor html dan buka serta jalankan di dalam aplikasi tersebut.
Aplikasi cuman 7 mb.
Namun lumayan bisa jalankan file database soal yang saya punya.
Cara jalankan html di hp adalah dengan menginstall editor html dan buka serta jalankan di dalam aplikasi tersebut.
Aplikasi cuman 7 mb.
Namun lumayan bisa jalankan file database soal yang saya punya.
Sudah pernah melihat konten tentang membuat bentuk ikan di dinding dengan keahliannya menggunakan adonan semen pasir, sehingga ikannya jadi timbul di dinding. Selain ikan, ada lagi bentuk lainnya, seperti kepala singa, hingga relief tembok cina.
Nah muncul ide, bagaimana kalau seni mengukir dinding batako..
Jadi, di sekitar melihat banyak rumah yang menggunakan batako dan belum di plester. Gimana kalau di hias dengan mengukir batako tersebut. Misal saja ukirannya adalah bentuk batik.
Sempet mencoba corat-coret dengan pensil di batako, dan sepertinya cocok untuk pola batik tuh. Bentuk lain seperti doodle. Jadi bisa digunakan sebagai stress release.
Ah ada aja idenya nih ...
Dulu berpikir bisa melakukan sendiri.
Nyatanya gak (belum) bisa.
Yaudah tulis aja, siapa tau ada yang bisa melaksanakannya.
Perpustakaan Gratis di pelosok.
Cari buku dari donatur buku yang memang menyalurkan buku. Memang sih tidak baru dan tidak terlalu uptodate, tapi masih bisa dibaca dan diambil ilmunya.
Waktu itu, cari di internet, ada yang memang menyalurkan, tapi kayaknya memang tujuannya ke tempat (perpustakaan) yang sudah berjalan.
Bahkan Perpustakaan Blitar pun kalau saya lihat sepertinya dapat lungsuran dari Perpustakaan Lain (mungkin Jakarta). Berarti konsep salurkan buku mungkin seperti itu ya.
Kenapa buku? Kenapa perpustakaan?
Mungkin karena suka membaca. Dan memang ilmu itu perlu diperjuangkan. Nah selanjutnya, ada saatnya setelah membaca, akan diadopsi cara di buku sesuai kebutuhan.
Dan ada ilustrasi digambarkan, kalau membaca buku, imajinasi bisa semakin luas.
Dan juga, kalau daerah pelosok, bisa jadi memang belum terjangkau internet, dan bahkan belum punya yang namanya gadget untuk membuka internet. Jadi, membaca buku bisa jadi solusi untuk masuknya ilmu, informasi, atau hal lain yang bermanfaat.
Kenapa di pelosok?
Karena saat ini udah tiga kali tinggal di daerah pelosok yang jauh dari fasilitas kota.
Pernah juga mendistribusikan buku bekas dari orang tua murid les di kota mandiri di tangerang ke sebuah yayasan pendidikan di pinggiran jakarta, dan diterima. Kemungkinan buku nya nanti disortir kembali, mana yang bisa digunakan, mana yang tidak. Tapi intinya buku masih diterima.
Begitu ...