Total Tayangan Halaman

Minggu, 31 Mei 2026

Ban motor bocor

Beban terlalu berat ditambah ban motor yang agak kempes ternyata mengakibatkan ban bocor. Bukan karena paku, tapi karena gesekan antar ban dalam dan ban luar kegencet oleh pelek. Itu kata si penambal ban (waktu kasus sama di beberapa waktu yang lalu)
Beban berat berasal dari 3 orang naik motor dan ban yang agak kempes. Memang harusnya ditambah dulu angin di ban motor sebelum digunakan bertiga. Beberapa menit sebelumnya, ban yang bocor itu sempat digunakan untuk mengukur tekanan angin. Nah kemungkinan anginnya berkurang cukup banyak, jadinya pas dinaikin, jadi kurang angin, dan bocor deh.
Kesimpulannya, cek angin ban motor ketika mau digunakan untuk beban yang cukup berat.

Sabtu, 30 Mei 2026

Rabu, 27 Mei 2026

Google Apps Script

Beberapa kali mencoba google apps script gagal terus. Hari ini ternyata berhasil. Setelah melihat tutorial yang di cari di google, akhirnya bisa menjalankan sebuah file html.

Pada code.gs tulis ini :
function doGet() {
  // 'Index' is the name of your HTML file without the .html extension
  return HtmlService.createHtmlOutputFromFile('Index.html');
}

dimana Index.html adalah yang akan dijalanan 

Setelah diterapakan dengan deployment, dapat sebuah link yang bisa dijalankan :
Ini dia link nya :


Oiya untuk masuk ke dalam google apps script, saya pakai ini : https://script.google.com/home

Masih tahap mencoba, dan perlu belajar lagi untuk memaksimalkan potensi saya di google apps script

Senin, 18 Mei 2026

Fungsi Komposisi

Fungsi komposisi itu bisa dituliskan seperti ini :
f o g atau (f o g)(x) yang artinya memasukkan fungsi g ke dalam fungsi f.
Kalau g o f ? artinya memasukkan fungsi f ke dalam fungsi g.

Misal
f(x) = x + 1
g(x) = x + 2
maka
(f o g)(x) = f(g(x)) = g(x) + 1 = (x + 2) + 1 = x + 2 + 1 = x + 3
dan
(g o f)(x) = g(f(x)) = f(x) + 2 = (x + 1) + 2 = x + 1 + 2 = x + 3

kok (f o g) dan (g o f) hasilnya bisa sama ya? oh kebetulan aja. 

Ada kok yang beda.
Misal
f(x) = x + 1
g(x) = x² + 2
maka
(f o g)(x) = f(g(x)) = g(x) + 1 = (x² + 2) + 1 = x² + 2 + 1 = x² + 3
dan
(g o f)(x) = g(f(x)) = f(x)² + 2 = (x + 1)² + 2 = x² +2x + 1 + 2 = x² + 2x + 3
tuh kan beda.

Yang susah tuh (membuat soal dinamis)

Yang susah itu menyediakan beberapa kemungkinan. Agar nanti bisa di acak. Paling sedikit 4 kemungkinan seperti banyaknya pilihan A,B,C,D.
Seperti ini nih, jika menyediakan 10 kemungkinan:

Hasil soal seperti ini :




Minggu, 17 Mei 2026

Elektronika dan PKK

Zaman smp kulalui dengan mempelajari pelajaran elektronika dan juga pkk. Memang kelihatannya gak nyambung, tapi memang itu yang ku terima. Semester ganjil elektronika, dan semester genapnya pkk.
Untuk yang elektronika diberi tugas membuat adaptor. Ini bisa.
Untuk yang pkk diberi tugas menjahit baju tapi kecil. Kalau ini gak bisa, minta bantuan teman yang perempuan.

Setelah beberapa tahun, kedua keahlian ini terpakai. Yang elektronika terpakai seperti memasang kabel di colokan roll kabel yang sempat putus. 
Nah yang pkk, baru-baru ini dipakai, yaitu menjahit. Seperti menjahit kancing yang mau lepas, menjahit pinggiran celana yang lepas.

Ternyata bekal hidup waktu smp terpakai di dunia nyata. Fabulous fabulous. 

Kamis, 14 Mei 2026

Corat Coret Soal Dinamis

Membuat soal statis menjadi soal dinamis itu .... Perlu corat coret.
Kenapa?
Karena agar dapat jawaban yang sesuai dengan maksud soal statis. Jika jawaban soal asli nya bentuk pecahan, maka dibuatlah sedemikian rupa agar pecahan. Begitupun juga jawaban bilbul alias bilangan bulat.

Berikut contoh corat coret

Jadi, ada yang namanya proses dibelakang soal dinamis tersebut.